Letupan Aksara Jiwa

Hanya Rumah Kenangan, Bahasa Rindu, Budak Jarak, Amarah, Ucap Mata, dan Aroma Takdir.

Jumat, 14 Oktober 2016

MDHT

Tragedi puncak mimpi...
Misteri dua hati yang tersembunyi
Mungkin semesta sedang berbaik hati pada mereka
Memberi waktu luang mengajukannya pada Tuhan
Atas segala amin yang terucap merobek keheningan semoga
Dalam pikiran yang keguguran
Denyut nadinya tak kehilangan rima
Walau tak sempat melahirkan kenangan

Diposting oleh Unknown di 15.46
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Budak Jarak
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Berantakan adalah pilihan untuk lebih mengenal merapikan dengan nyaman.

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2018 (3)
    • ►  Mei 2018 (3)
  • ►  2017 (9)
    • ►  April 2017 (3)
    • ►  Maret 2017 (3)
    • ►  Februari 2017 (2)
    • ►  Januari 2017 (1)
  • ▼  2016 (68)
    • ►  Desember 2016 (1)
    • ►  November 2016 (14)
    • ▼  Oktober 2016 (25)
      • TERDAMPAR MALAM
      • CARAKU
      • KEPADAMU RUANG REDUP (5.45)
      • KITA DAN KEADAAN
      • ?!!
      • ABSTRAK
      • OCEHAN TERHADAP JARAK
      • MDHT
      • DIA DAN RAHASIA LANGIT
      • SECANGKIR KOPI MASA LALU
      • MAHASAKIT
      • BUNGA SENDU
      • SEPULUH BARIS DALAM DIAM
      • BUKAN BUNGA YANG TERLUKA
      • (?)
      • LARUT
      • MEMAAFKAN HARAPAN MEMATAHKAN HATI SENDIRI
      • NIKMAT BERDURI
      • KETIDAKTAHUAN
      • AKU DAN HATI YANG PATAH
      • Bukan Pelupa Yang Hebat
      • Surat Terakhir Buat Bu Guru
      • QTS
      • KITA DAN PERBEDAAN
      • MEMBUMI
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  Agustus 2016 (5)
    • ►  Juni 2016 (3)
    • ►  Mei 2016 (13)
    • ►  April 2016 (4)
Boby Julian. Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.