Tampilkan postingan dengan label Amarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amarah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2016

MANUSIA SEJUTA EGO

Kau lempar kesalahan pada mereka
Kau gubris kebenaran karena secerca

Pedulimu bukan jaminan semata
Tak luput ego, kau binasakan kebenaran
Tak perlu berteriak kau paling benar
Kau bukan Tuhan pemegang peranan

Mereka diam bukan ketakutan
Melankan tidaksudian mengerang kebencian
Peranmu tidaklah begitu hebat
Bila hanya kau lontarkan cacian
Benarkah kau hebat?
Tidurmu saja memuakkan,

Hey................. manusia sejuta ego
Dengarkan, gunakanlah cerminmu!!!
Jika tidak, kau hanya jadi bahan tawaan. 

Jumat, 07 Oktober 2016

NIKMAT BERDURI

Wahai pemikat...
Salahku juga menggenggammu begitu erat
Membiarkan duri tajammu menancap hebat
Tanpa debat kurawat tanpa sekat
Menawar harap tanpa sebab ucap

Wahai pemikat...
Tak ingin ku ralat hati yang terpikat
Dalam pekat cinta ku terjerat
Mudahnya melekat hingga lupa tanpa sebab
Kau buat singkat jiwa yang terikat

Wahai pemikat...
Aku yang terlalu jadi penikmat
Terlena ketat tanpa sempat mengungkap
Sungguh hebat kau buat luka tanpa sekat
Meracuni hakikat hingga ku tersia harap
Di ujung sempat ku terbuang tanpa tempat

Kamis, 06 Oktober 2016

AKU DAN HATI YANG PATAH

Aku sadar dan belajar merasakan
Patah hati menyita kewarasan
Patah hati merenggut keinginan
Patah hati membunuh harapan
Patah hati meninggalkan pesakitan
Patah hati mengobrak-abrik keindahan
Patah hati buatku betah akan nestapa panjang
Aku hanya pasrah ditikam dengan kejamnya kehilangan
Tersayat belati ketidaktahuan
Tertampar hebat dengan ketiadaan
Terhempas jauh dengan begitu memalukan
Air mata bagai jarum menjahit luka hati terdalam
Dan ikhlas, kujadikan benang pas

Selasa, 02 Agustus 2016

SEMALAM



Antara pagi dan malam hari
Selembar kertas tertulis
Menyulitkan tuk mengerti seuntai misteri
Hidup terpatri tempat gurauan ajaib

Bukan cerita pula derita
Jikalau bimbang bercakrawala
Cukup nian dusta tertera
Luput sudah aku membaca aksara dunia

Pura-pura saja aku bisa menerka
Kuputar kembali suara hebat pendusta
Setinggi langit ia memuja sukma
Menghebatkan semua penerima asa

Antara pagi dan malam hari lagi
Aku kembali mewaraskan diri
Sejenak ku lihat sebelah kiri
Semalam ku telah bermimpi reti
Kian pasti ku temui pendusta sejati
Mengelabui seisi bumi pertiwi

Jumat, 03 Juni 2016

MATAHARI 1/2 MATI

Pernah kau simpulkan harapankuPernah kau tanam mimpi cita cintakuPernah kau rawat rumitnya hatimuPernah juga kau ikrarkan keteguhanmuSampai ketika kau terseduMaafmu berseri rindu serdadu senduSaat jemarimu terlingkar berlian piluBukan pilihanmu bukan pula pemilik akuDi semenanjung itu kita bertemu tuk terakhirnyaKau ceritakan lagi tentang berlian melingkari jemariKau tahu?Matahari kini setengah matiMenyinari pagi yang kehilangan pemilik hatiSungguh duniawi

Sabtu, 14 Mei 2016

TERSISIH



 Hasil gambar untuk LILIN
Diri ini bagaikan lilin terbakar
Di atas kesilapanku berharap pada jerat keegoan
Memaksa ketidakpastian pada setiap kemungkinan
Mendongeng cinta bertandang hampa

Tercabiklah sudah kalbu dikala derita menderu
Dari kaca fikiranku sedu hati berseru
Bening haru membiru di seputar bola mataku
Binar-binar sendu menyusup lautan mimpi terdahulu

Sekedar pujuk rayumu...
Tersingkaplah tirai kasih misteri rindu
Ombak resah menghempaskan daku pada pilu
Jemawa hati menindas diri berpuingkan palsu
Nestapa hidup sekelabat hadir menerpaku

Rabu, 11 Mei 2016

ERANGKU


Sepasang merpati putih begitu mesranya

Bermain di awan-awan romantis
Tak terlihat sedikitpun kecacatan sayapnya
Alangkah bahagianya mereka melintasi semesta
Bagai dunia milik berdua ...
Haha .. lucu...
Aku yang sedang iri melihatnya
Mulai teringat kembali tentang kecurangan
Aku juga pernah seperti merpati putih itu
Begitu mesra, romantis, bahkan tidak pernah percaya kalau hati bisa patah
Tapi apa!! Hanya cerita kosong
Akhirnya juga seperti sampah
Berserakan tertiup angin
lupa meletakan pada tempat semesestinya berada
haha.. terima kasih merpati putih
Hadirmu menyadarkanku bahwa manusia jauh lebih buruk ...